Semua tulisan dari halehesfandiari

Review Buku: The Ones Who Walk Away from Omelas

 

Apakah kamu menemukan buku The Ones https://vlcdownloads.com/ Who Walk Away from Omelas karena tertarik dengan teori yang dimiliki oleh BTS? Kamu tidak sendiri! Ya, The Ones Who Walk Away from Omelas memang merupakan salah satu karya cerpen terkenal dari Ursula K. Le Guin. Namun, novel berisikan cerpen ini juga menjadi inspirasi untuk BTS pada salah satu lagu mereka, Spring Day.

Sebelumnya, novel ini memang sudah sangat dikenal oleh mereka yang suka membaca cerita klasik pada era 70-an. Tetapi beberapa tahun lalu, novel The Ones Who Walk Away from Omelas kembali diperbincangkan karena menjadi sumber inspirasi BTS.

Boyband yang beranggotakan RM, Jin, Suga, j-hope, Jimin, V, dan Jungkook tersebut juga menggambarkan kisah yang ada di dalam novel tersebut ke dalam video klipnya, ini membuat fans mereka penasaran dengan kisah yang ada di dalam novel The Ones Who Walk Away from Omelas.

Lalu seperti apa sih novel ini? berikuy ini kami akan memberikan sedikit review tentang novel The Ones Who Walk Away from Omelas yang sebenarnya berkisah tentang sebuah paradoks.

The Ones Who Walk Away from Omelas

The Ones Who Walk Away from Omelas mengisahkan tentang Paradoks yang tersimpan dari sebuah tempat bernama Omelas. Ini merupakan kota yang terlihat sangat sempurna dan penuh dengan kebahagiaan.

“Penuh kegembiraan! Bagaimana seseorang bisa menjelaskan tentang kebahagiaan? Bagaimana menjelaskan keadaan penduduk di Omelas?”

Itu adalah kalimat yang dikutip dari bagian cerpen, di mana dijelaskan kalau Omelas sendiri memang sangat jaya dan indah. Penduduknya hidup dengan berbagai warna, penuh keceriaan, tidak peduli mereka anak-anak, orang dewasa, atau pun orang tua di sana.

Mereka seakan tidak memiliki seorang pemimpin, tidak juga memiliki budak. Tetapi mereka dapat hidup dengan bahagia dan tidak dibatasi dengan aturan kaku, semuanya berjalan dengan baik. Hingga akhirnya, ada suatu hal yang mengubah semuanya. Di mana, ada seorang bocah yang harus menanggung kebahagiaan untuk Omelas.

Ia terkunci di ruangan sempir selama bertahun-tahun lamanya. Di sana, ia berada di ruangan tertutup yang hanya akan dibuka sesekali untuk bocah tersebut mendapatkan kiriman makanan yang tidak seberapa untuknya.

“Beberapa orang mengerti mengapa dia harus berada di ruangan itu dan beberapa sisanya tidak mengerti mengapa.”

Ada beberapa orang yang ingin menolongnya setelah melihat keadaannya secara langsung, mereka ingin membebaskannya. Tetapi jika hal itu dilakukan, Omelas pun harus siap menukar kebahagiaan yang selama ini mereka miliki dengan nasib anak tersebut. Mereka juga tidak berdaya dan hanya membiarkan anak itu dalam kondisi mengenaskan.

Sampai pada ada masa di mana mereka yang sudah tidak sanggup menerima kenyataan itu, pergi meninggalkan Omelas. Mereka tidak ingin lagi kembali pulang ke kota yang bahagia itu.

“Mereka terus berjalan. Mereka meninggalkan Omelas, berjalan menuju kegelapan dan tidak pernah Kembali.”

Kisah yang ada pada cerita pendek ini berhasil mendapatkan nominasi Locus Award di tahun 1974, lalu pada tahun yang sama cerpen ini berhasil memenangkan Hugo Award untuk Best Short Story. Selain itu cerpen tersebut juga mendapatkan penghargaan lain, seperti National Book Award, Kafka Award, dan Pushcart Prize.

Nah, itulah sedikit review tentang Novel The Ones Who Walk Away from Omelas. Jadi setelah membaca review singkat ini, apakah kamu tertarik untuk membaca bukunya?

 

Idol K-Pop yang Hobi Membaca Buku, Bisa Jadi Motivasi Kamu!

 

Banyak yang menilai di tengah kesibukan dari para idol K-pop, mereka mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk membaca. Padahal pada kenyataannya, tidak sedikit K-pop idol yang kerap kali menunjukkan kesukaannya dalam membaca, bahkan di tengah jadwal sibuk mereka. Mungkin memang cukup sulit bagi mereka untuk menemukan waktu yang tepat agar bisa duduk dan membaca buku kesukaannya.

Bagi kamu yang selama ini merasa tidak memiliki joker123 slot waktu untuk membaca buku, yuk kita lihat siapa saja K-Pop idol yang tetap sering membaca buku di tengah kesibukan mereka!

K-Pop Idol Suka Baca Buku

1. Jinyoung GOT7

Pertama yang akan kami bahas adalah Jinyoung yang merupakan salah satu anggota GOT7 yang kini lebih aktif menjadi aktor. Jinyoung merupakan sosok yang sangat suka membaca, mulai dari author klasik hingga author yang lebih modern. Beberapa buku yang pernah dibaca olehnya berasal dari author slot server kamboja seperti Ray Bradbury, Ralph Waldo Emerson, F. Scott Fitzgerald, John Green, James Dashner, and Haruki Murakami.

2. IU

Meskipun dia mengaku membaca untuk kesenangan dirinya sendiri, IU adalah seseorang yang membaca buku untuk bisa mendapatkan inspirasi untuk karyanya. Setiap track yang ia tulis di albul ‘Chat-Shire’, ada karakter dari buku yang menjadi sumber inspirasinya.

Yang paling terlihat adalah pada karyanya yang berjudul ‘Twenty Three’, di mana ini mengusung Cheshire Cat dari ‘Alice’s Adventures in Wonderland.” Ini lah di mana vibes aneh yang childist dari lagu tersebut berasal.

  1. RM BTS
    Kim Namjoon atau yang lebih dikenal dengan nama RM BTS sangat suka membaca, di mana ia mulai membaca bahkan mulai dari sejak ia belum menjadi seorang idol. Kebiasaan ini sangat mempengaruhi dirinya sendiri menjadi seorang artis. Para penggemar menyebutkan kalau mereka menemukan banyak musik BTS yang berhubungan dengan buku tertentu. Bahkan banyak teori dari lagu BTS yang berhubungan dengan buku-buku bacaan RM.

4. Seohyun SNSD

Member termuda dari Girls’ Generation’s atau SNSD, Seohyun, merupakan member yang kerap kali tertangkap sedang membaca buku. Dia sangat menikmati untuk membaca buku yang bisa memberikan pelajaran hidup. Misalnya, ia pernah merekomendasikan buku dari Park Seung Il yang berjudul “Writing Hope With Eyes,” di mana buku ini akan mengajari kita mengenai kisah dari seorang pemain basket Korea Selatan yang menderita penyakit Lou Gehrig.

5. Wonwoo Seventeen

Dikenal sebagai introvert di antara member Seventeen, tidak mengejutkan rasanya kalau tahu ternyata Wonwoo merupakan seorang pembaca berat. Ia pernah merekomendasikan beberapa buku, mulai dari “The Seventh Day” karya Yu Hua, “Miracles of the Namiya General Store,” karya Keigo Higashino, dan “Me Before You” karya Jojo Moyes.

6. Jonghyun CNBLUE

Sebagai seorang penulis lagu di industri musik, tidak mengejutkan rasanya kalau Jeonghyun ternyata merupakan seorang pembaca. Seleranya di dalam membaca buku cukup unik, di mana dia lebih memilih untuk membaca buku dengan tema sejarah dan konten informasional. Beberapa pilihan pilihannya termasuk “The Prince” dari Machiavelli dan “Justice: What The Right Thing To Do” dari Michael J. Sandel, di mana keduanya membahas lebih banyak masalah dunia nyata.

7. Kai EXO

Terakhir yang akan kami bahas adalah Kai EXO. Di balik penampilan panggungnya yang sangat powerful, ternyata Kai merupakan member yang suka beristirahat dan membaca buku dengan tenang. Dia dan Suho menjadi member yang paling aktif membaca, di mana Kai memiliki authpr favorit seperti Keigo Higashino dan Bernard Werber.

 

Nah, itulah beberapa artis K-Pop yang memiliki hobi membaca. Jadi apakah kamu sudah termotivasi untuk membaca hari ini?

5 Buku Raditya Dika yang Paling Wajib Kamu Baca!

 

Siapa sih yang tidak mengenal sosok komedian Raditya Dika? Saat ini mungkin kebanyakan orang lebih mengenal Raditya Dika sebagai seorang komika yang kerap kali open mic. Tapi tahukah kamu jika sebenarnya Raditya Dika sudan memiliki banyak koleksi buku best seller yang sampai saat ini masih menjadi incaran banyak penggemar buku genre komedi. Buku karya Raditya Dika ini memang mengisahkan mengenai kisah hidupnya, namun uniknya dikemas dengan santai dan juga kocak. Berikut ini kami akan menunjukkan kepada kamu beberapa buku dari Raditya Dika yang wajib banget kamu jadikan bahan bacaan.

Rekomendasi Buku Raditya Dika

1. Kambing Jantan

Pertama yang kami rekomendasikan adalah buku pertama dari Raditya Dika sbobet online yang dirilisnya pada tahun 2005. Buku inilah yang berhasil membuat nama Raditya Dika bisa dikenal seperti saat ini. Buku ini merupakan kumpulan kisah dari blog pribadi Raditya Dika yang diangkat menjadi sebuah buku. Buku ini tentu mengisahkan mengenai lika-liku Raditya Dika, termasuk dengan kehidupannya ketika berada di Australia. Disini kamu dapat membaca juga beberapa kisah cinta dari Raditya Dika yang lucu untuk dibaca.

2. Cinta Brontosaurus

Jika kamu belum pernah mendengar tentang bukunya, mungkin kamu sudah tidak asing dengan filmnya. Cinta Brontosaurus sendiri merupakan buku dari Raditya Dika yang berhasil diangkat ke layar lebar setelah film Kambing Jantan. Dalam buku ini dikisahkan mengenai kalau cinta juga bisa kadaluarsa. Jika kamu sudah pernah menyaksikan filmnya, tenang saja karena kisah yang ada di dalam novel ini berbeda dengan yang kamu saksikan di film!

3. Radikus Makan Kakus

Mungkin jika melihat cover pertama dari buku ini, kamu tidak akan tertarik untuk membacanya. Tetapi karena Raditya Dika yang menulisnya, siapa yang tidak tertarik untuk membaca buku ini? Ya, novel yang memiliki judul terkesan aneh ini tetap laris karena di dalamnya berisi ccandaan lucu dari Raditya Dika yang akan membuat kita tidak berhenti tertawa. Di dalam buku ini ada berbagai kisah menarik dari Raditya Dika yang mungkin selama ini tidak kita sangka, mulai dari dia pernah menjadi badut monas, mengajar bimbel, sampai disangka merupakan hantu penunggu WC.

4. Babi Ngesot! Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang

Selanjutnya yang akan kami rekomendasikan pada daftar novel Raditya Dika ini adalah Babi Ngesot! Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang. Novel ini berisi 17 bab yang seru untuk disimak dari kisah hidup Raditya Dika yang sangat absurd. Salah satu kisah yang membekas di benak pembaca adalah kisah hantu berponi yang akan membuat kamu tertawa terbahak-bahak. Membaca novel ini akan membuat kamu semakin yakin kalau Raditya Dika merupakan manusia paling absurd di dunia.

5. Marmut Merah Jambu

Terakhir yang kami rekomendasikan adalah novel Marmut Merah Jambu yang mengisahkan mengenai kisah cinta. Novel ini mengisahkan perjalanan cinta dari Raditya Dika yang tentunya ditambah dengan unsur komedi. Oh ya, sama seperti Kambing Jantan dan Cinta Brontosaurus, Marmut Merah Jambu ini juga diangkat menjadi film layar lebar yang laris di pasaran, loh.

 

Nah, itulah beberapa rekomendasi novel dari Raditya Dika yang wajin untuk kamu coba baca. Setiap lembar dari novel ini akan membuat kamu tertawa terpingkal-pingkal dan cocok untuk mengisi waktu luang kamu.

 

5 Rekomendasi Novel Tentang Mental Health Terbaik

 

Apakah kamu merupakan orang yang sangat memperhatikan kesehatan mental? Saat ini memang kesehatan mental masih belum banyak dibicarakan, namun ada banyak buku yang membicarakan mengenai hal tersebut. Apalagi jika dibandingkan dengan dulu, kini sudah semakin banyak orang yang aware mengenai hal ini. Referensi tentang buku yang membahas mengenai mental health pun dapat dengan mudah kita temukan di internet.

Berikut ini kami akan merekomendasikan beberapa novel yang membahas mengenai mental health menarik untuk dibaca.

Rekomendasi Novel Mental Health

1. Loving The Wounded Soul – Regis Machdy

Pertama yang akan kami rekomendasikan adalah novel karya Regis link slot gacor hari ini  Machdy yang berjudul Loving The Wounded Soul. Dalam novel ini tidak hanya ceritanya saja yang menarik, tetapi disini ada banyak detail menarik yang membuat pembaca ketagihan untuk terus membacanya. Disini kita akan mendapatkan insights mengenai psikologi dan juga mental health yang dibahas secara teoritis, bukan hanya sekedar common sense saja. Ada banyak pelajaran yang dapat kita petik dari buku ini, seperti tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja.

2. Yang Belum Usai – Pijar Psikologi

Selanjutnya yang kami rekomendasikan adalah Yang Belum Usai oleh Pijar Psikologi. Buku ini membahas mengenai luka bantin dan juga cara untuk menyembuhkannya. Pembahasan yang dikupas dalam buku ini sangat padat dan jelas, jadi mudah untuk dipahami. Sumber rujukan yang dicantumkan dalam buku ini pun jelas, sehingga informasinya bisa dipertanggungjawabkan. Buku slot 100 perak ini menarik dan berbobot, sehingga setelah dibawa dapat membuat kita lebih tenang.

3. Solve for happy – Mo Gawdat

Jika kamu mencari novel dengan bahasa inggris, Solve for happy oleh Mo Gawdat dapat menjadi pilihan. Buku ini mengisahkan mengenai rumus-rumus untuk dapat bahagia dengan sajian yang sangat simpel dan mudah dipahami. Ini bukan buku yang membosankan, karena isinya akan membuat pembaca ingin terus membaca buku ini karena kisahnya yang menarik. Hal yang menarik dari buku ini adalah kita mendapatkan pelajaran hidup, dimana kalau kebahagiaan itu akan terjadi saat hidup berjalan seperti yang kita harapkan, dan kita tidak bahagia saat yang apa kita harapkan tidak tercapai. Ini menunjukkan bahwa kebahagiaan itu bisa datang sesuai dengan persepsi kita pada sesuatu.

4. I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki 1 & 2 – Baek Se Hee

I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki adalah buku yang direkomendasikan oleh RM BTS, di mana saat ini kita sudah bisa menemukan versi terjemahan bahasa Indonesianya. Buku karya Baek Se Hee ini dapat membuat kita memahami apa yang dirasakan oleh mereka yang memiliki masalah kesehatan mental seperti distimia, atau gangguan mental lainnya. Memang jika ingin mengatasi masalah mental kita perlu tahu dulu apa yang kita rasakan. Salah perlakuan dapat membuat kita semakin parah. Dari buku ini kita dapat melihat cara penderita kesehatan mental itu bertahan untuk melewati semua itu.

5. Egosentris – Syahid Muhammad

Terakhir yang kami rekomendasikan adalah Egosentris oleh Syahid Muhammad. Buku ini mengisahkan mengenai persahabatan antara Fatih, Fana, dan Saka. Disini kita akan melihat berbagai permasalahan yang dimiliki oleh ketiga sahabat ini. Fatih terkadang merasa kalau hidupnya tidak berharga, Fana yang memiliki rasa empati tinggi, dan Saka yang memiliki sisi gelap di dalam hidupnya. Isu kesehatan mental memang tidak dibahas secara terang-terangan di buku ini, namun kita bisa melihatnya dari kisah-kisah para tokoh di dalam novel ini.

 

Itulah beberapa rekomendasi novel dengan tema kesehatan mental terbaik yang dapat kamu coba baca.

Review Buku: Filosofi Teras Filosofi Stoik Untuk Mental Lebih Tangguh

Buku “Filosofi Teras” adalah buku karya Henry Manampiring yang  terbit pada tahun 2019 dan sukses meraih mega best seller. Selain itu, buku ini juga berhasil meraih predikat sebagai Book of The Year di International Book Fair 2019.

Isi dari buku ini adalah penjelasan mengenai konsep Stoic yang merupakan konsep filosofi dari Yunani Romawi Kuno. Filosofi ini sangat populer beberapa tahun belakangan karena di anggap bisa membantu orang – orang dalam mengatasi emosi negatif mereka.

Selain itu, filosofi ini juga bisa membentuk mental menjadi lebih tangguh saat sedang menghadapi masalah hidup. Di dalam buku ini, Henry berusaha menjelaskan filosofi tersebut dengan bahasa yang ringan sehingga banyak orang yang bisa memahami filosofi tersebut dan bisa menerapkannya dengan baik.

Karena alasan itu pula lah Henry memakai diksi filosofi teras supaya joker123 slot lebih terasa akrab bagi para pembaca Indonesia. Hal ini didasarkan dari  tokoh Zeno, pelopor filsafat stoa yang kerap  mengajarkan filosofinya itu di teras berpilar atau dalam bahasa Yunani nya disebut sebagai “‘stoa”. Henry pun mengubahnya menjadi versi Indonesia yaitu filosofi teras.

Jika kalian tertarik dengan buku ini, yuk coba simak review di bawah.

 

Review Buku Filosofi Teras

Buku yang satu ini di tulis berdasarkan pengalaman hidup dari sang penulis di mana dulunya Henry di kenal sebagai pribadi yang penuh negative thinking. Hal ini makin buruk sehingga ia pun memutuskan untuk berkonsultasi pada psikiater dan di vonis menderita Major Depressive Disorder.

Henry pun mulai menerima terapi obat – obatan yang berhasil membuat moodnya membaik. Tak ingin bergantung pada obat – obatan saja, Henry pun mulai membaca buku How to be Stoic karya Massimo Pigliucci. Setelah membaca buku itu, Henry menemukan bahwa filosofi tersebut bisa membantunya merasa lebih tenang dan damai.

Setelah itu, ia pun mulai mencari referensi lain mengenai filosofi itu melalui buku ataupun internet. Segala pengetahuan, ilmu, dan informasi yang sudah ia pelajari pun ia tuangkan ke dalam bukunya Filosofi Teras.

Dalam bukunya, Henry memperkenalkan filosofi teras sebagai solusi bagi pembava untuk mengatasi emosi negatif mereka dan mempunyai mental yang tangguh saat sedang menghadapi masalah. Buku ini berfokus untuk membantu pembaca supaya bisa tenang dalam hidup dan terbebas dari emosi negatif.

Buku ini berisi penjelasan secara sederhana mengenai inti dikotomi kendali manusia . Dari dikotomi kendali tersebut, manusia bisa menentukan hal-hal yang membuatnya bahagia dan mana yang tidak.

Melalui filosofi stoic, buku ini mampu memberikan banyak pembelajaran dan value yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah bahwa manusia dalam menjalani hidupnya harus dengan selaras dengan karena kehidupan sejatinya berjalan sesuai dengan kehendak Yang Maha Kuasa dan juga selaras dengan alam.

Selain itu, buku ini juga mengajarkan bahwa jangan terlalu memikirkan hal yang belum terjadi kedepannya dan biarkan hidup berjalan sebagaimana mestinya . Walaupun demikian, jangan abaikan usaha. Tetaplah berusaha dengan maksimal agar memperoleh hasil yang maksimal pula.

 

Kutipan Penuh Motivasi Dari Buku “Filosofi Teras”

  • “Manusia tidak memiliki kuasa untuk memiliki apapun yang dia mau, tetapi dia memiliki kuasa untuk tidak mengingini apa yang dia belum miliki, dan dengan gembira memaksimalkan apa yang dia terima.”
  • “Disinilah pentingnya memahami bahwa “kendali” bukan hanya soal kemampuan kita “memperoleh”, tetapi juga “mempertahankan”.”
  • “Kenyataannya, kekayaan, ketenaran, dan kesehatan memang bisa diusahakan untuk dimiliki, tetapi apakah kita yakin bisa sepenuhnya mempertahankannya?”
  • “Kamu tidak bisa dihina orang lain, kecuali kamu sendiri yang pertama-pertama menghina dirimu sendiri.”
  • “It’s not things that trouble us, but our judgment about things.(Epictetus)”