Fakta Unik Perihal Buku Yang JARANG Anda Ketahui!

Hai pembaca yang budiman, Anda tahu kan bila buku merupakan “jendela dunia”. Ya, pepatah mainstream itulah yang sering kali kita dengar dikala mengobrol perihal buku. Karena, tak dapat dipungkiri bila buku membuka wawasan kita perihal dunia.

Kenapa ini, kita tak mengobrol perihal judul-judul buku yang ada di semua dunia, melainkan membahas FAKTA UNIK perihal buku yang ada di semua dunia. Pastinya, fakta unik ini JARANG Anda ketahui malahan dapat membikin Anda kaget!

Karena penulis (tulisan ini) dapat bilang semacam itu? Via Anda cuma akan tahu fakta unik ini bila Anda membaca tulisan berikut ini.

Buku Novel ‘Kontroversial’ Pertama di Indonesia Berjudul “Belenggu”

Sebelum era kemerdekaan sekalipun, novelist pribumi kala itu dapat membikin ‘kehebohan’ via karya tulisnya. Armijn Pane merupakan salah satunya. Meskipun novel psikologis pertama di Indonesia yang berjudul “Belenggu”, Pane menuliskan kisah yang dievaluasi masih tabu pada dikala itu.

Belenggu menceritkan perihal kisah cinta segitiga yang bertabrakan dengan nilai-nilai tradisional masyarakat dikala itu. Konten didalamnya cukup vulgar dan menampakkan sisi-sisi prostitusi dan perselengkuhan di zaman itu. Dahulu dianggap terlalu tabu oleh banyak pihak di masanya, melainkan novel ini justru lebih manusiawi dalam membahas perihal perselisihan sehari-hari.

Zaman Diwujudkan, Sampul Buku Juga Menurut Dari Kulit Manusia

Apakah Anda tak geli? Bayangkan saja, pada spot ini kita akan mendiskusikan sesuatu yang cukup sadis. Ya, sesuai dengan judul diatas, dahulu kala sampul buku yang sering kali kita pegang itu, dapat dibuat dari kulit manusia! Sekali lagi, KULIT MANUSIA!!

Praktik ini disebut Anthropodermic Bibliopegy. Mengendalikan mantan direktur perpustakaan University of Kentucky, Lawrence S. Thompson terhadap The Harvard Crimson, praktik ini dapat ditelusuri sampai ke abad 16 sampai 17. Pada masa itu, jurnal yang berisi data-data para kriminalitas umumnya dijilid dengan kulit mereka sendiri. Kulit ini umumnya diambil setelah sang narapidana dieksekusi.
Myanmar Sudah Rekor Buku Kuno Terbesar di Dunia!

Tidak KUNO, BESAR lagi! Ya, rekor buku kuno (baca: tertua) dan terbesar di dunia dimiliki oleh negara tetangga kita, Myanmar. Buku ini berlokasi di Pagoda Kuthodaw yang dibangun di kaki Bukit Mandalay, Myanmar.

Bisa seperti buku pada umumnya, buku ini berbentuk lempengan tablet. Terdiri dari 1.460 halaman yang disatukan menjadi 729 lempeng tablet, masing-masing mempunyai lebar 107 cm dan panjang 153 cm.

Buku ini berisi perihal nilai-nilai kebijakan Buddha yang betul-betul bersejarah dalam perkembangan agama buddha. Buku ini menjadi yang terbesar di dunia sebab tersebar di halaman kompleks pagoda.

Uni Emirat Arab Punya Buku Yang Karena Dimakan!

Via banyak kasus para pengembara gurun yang tersesat dan kelaparan di padang pasir, sebuah perusahaan Uni Emirat Arab akibatnya membikin satu produk yang inovatif. Produk itu merupakan buku yang dapat Anda makan, dengan nutrisi sebanding dengan satu burger keju.

Buku yang dapat dimakan hal yang demikian berisi perihal sistem dan langkah-langkah yang bias dilakukan, untuk survive di gurun pasir yang mematikan.