Konsep membaca dalam Islam Pada Tahun 2024

Konsep membaca dalam Islam mempunyai kedalaman makna yang sungguh-sungguh penting dalam kehidupan umat Muslim. Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, menekankan pentingnya membaca sebagai salah satu kunci utama untuk menerima pengetahuan, pemahaman, dan pertanda hidup.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menjadikan” (Surah Al-‘Alaq: 1), menerangkan bahwa membaca yaitu panggilan pertama yang diberi terhadap Nabi Muhammad SAW, serta umat manusia secara awam.

Dalam Islam, membaca tidak cuma terbatas pada membaca Al-Quran, tapi juga memperluas cakupan ke ilmu pengetahuan, sastra, sejarah, dan pengetahuan lainnya yang berguna bagi individu dan masyarakat.

Rasulullah SAW juga memberikan penekanan pada pentingnya pengetahuan dengan mengungkapkan bahwa “Mencari pengetahuan yaitu fardhu (seharusnya) bagi tiap Muslim dan Muslimah.”

Praktik membaca dan menulis telah menjadi komponen integral dari tradisi dan peradaban Muslim. Umat Islam pada masa lampau telah memberikan kontribusi besar dalam bidang ilmu pengetahuan, sastra, filsafat, dan seni, yang didasarkan pada kecintaan mereka terhadap ilmu pengetahuan dan penelitian.

Ini Penjelasan M Quraish Shihab
Mengutip Hidayatuna.com, Ulama ahli tafsir Al-Qur’an, M Quraish Shihab mengingatkan akan pentingnya membaca dalam Islam.

Menurutnya Islam sungguh-sungguh membiarkan siapapun untuk membaca banyak hal.

Tapi demikian, apapun yang dibaca semata-mata diniatkan sebab mencari ridho Allah SWT.

“Islam membiarkan membaca apa saja asalkan demi sebab Allah,” ungkap Quraish Shiha.

Kaitannya dengan bacaan, menurutnya tidak cuma sebatas bacaan dalam wujud teks, tapi juga termasuk membaca keadaan.

Kesibukan melihat malah disebutnya juga sebagai kegiatan membaca.

“Dan obyek membaca tidak terbatas cuma terhadap teks, sebab segala hal bisa dibaca dengan melihat dan mempelajarinya,” sambungnya.

Untuk itu, Quraish Shihab mengajak terhadap para umat muslim untuk memperbanyak membaca.

Ia menilai membaca bisa menjadi salah satu sistem untuk membangun peradaban.

“Mari perbanyak membaca, untuk membangun peradaban menjadi lebih maju,” jelasnya.

Sebagai kabar, instruksi membaca dalam Islam sungguh-sungguh penting dan diutamakan. Saking pentingnya, Allah Swt. saat menurunkan wahyu pertama menyuruh umat Islam untuk membaca.

Hal itu tertuang dalam Al-Qur’an pada surat Al-Baqarah ayat 185. Kaitannya dengan penting membaca, juga disuarakan dalam hadis Rasulullah SAW.