PMN Terbukti Berpengaruh Besar ke Performa BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan ada penyertaan modal negara (PMN) ke sejumlah BUMN untuk 2025. Poin totalnya mencapai lebih dari Rp 44 triliun.

Member Komisi VI DPR Muhammad Husein Fadlulloh menjelaskan, langkah Menteri BUMN Erick Thohir ini patur diapresiasi. Alasanya,PMN telah terbukti berakibat besar bagi performa BUMN. Husein memberi tahu Erick bersama Komisi VI berkomitmen melakukan perubahan besar dalam pemberian PMN kepada BUMN.

Sejak 2020, telah mulai kita rancang dan pembicaraan bersama supaya PMN ini efektif, efisien, dan ideal sasaran,\\\” ujar Husein di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Husein memberi tahu kebijakan ini berbeda dengan kebijakan pemberian PMN di era sebelumnya. Hal ini berakibat pada memburuknya kondisi BUMN yang menerima PMN.

Saat ini, ucap Husein, mayoritas PMN diberikan untuk BUMN yang menerima penugasan dari pemerintah hingga proyek strategis nasional (PSN), seperti program subsidi listrik dari PLN hingga penyelesaian jalan tol trans Sumatera (JTTS).

\\\”Tujuannya telah jelas supaya lebih efektif, efisien, dan ideal sasaran. Makanya, syarat pertama itu penugasan, sisanya sekitar 15-20 persen untuk aksi korporasi,\\\” ucap politisi Gerindra hal yang demikian.

Husein mengatakan BUMN https://www.bluefinsushithaialameda.com/ yang menerima PMN dikala ini malah mempunyai performa yang cukup baik. Husein menyebut indikator ini bisa menonjol dari meningkatnya kontribusi dividen yang kini telah jauh lebih besar daripada PMN.

\\\”Sekiranya lihat proporsi dividen bukan hanya perusahaan yang bisa PMN, tetapi yang nonPMN juga banyak, dan performanya cukup baik. Jadi PNM diberikan untuk mendorong program pemerintah bukan untuk bayar utang, 90 persen itu untuk penugasan,\\\” sambung Husein.

Husein mengingatkan program penugasan biasanya bersifat jangka panjang. Husein mengevaluasi hal ini akan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi hingga pembukaan lapangan kerja di masa akan datang.

\\\”Contoh JTTS itu jangka panjang yang wajib dijalankan, itu efek berganda secara ekonominya akan memberikan benefit lebih baik untuk masyarakat,\\\” kata Husein.

Erick Thohir Usulan PMN Rp 44 Triliun Buat 2025

Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan ada penyertaan modal negara (PMN) ke sejumlah BUMN untuk 2025. Poin totalnya mencapai lebih dari Rp 44 triliun.

Erick Thohir mencatat setidaknya ada 16 BUMN yang diusulkan mendapatkan suntikan modal negara. Mulai dari Hutama Karya, Asabri, Adhi Karya, Danareksa, hingga Perumnas dan INKA. Dia menyebut, masukan PMN ini untuk menjamin ada keberlanjutan program yang digarap BUMN tadi.

\\\”Kami juga memberanikan diri mengusulkan untuk PMN 2025 supaya keberlanjutan program yang sedang kita dorong ini telah bisa di data dari tahun ini untuk tahun depan sendiri,\\\” kata Erick dalam Rapat Dia dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Dia ikut merinci jumlah PMN bagi sejumlah BUMN tadi. Paling banyak masih dialokasikan untuk PT Hutama Karya (Persero) Rp 13,86 triliun untuk kelanjutan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap 2 dan tahap 3.

Kemudian, PT ASABRI sebesar Rp 3,61 triliun untuk pembenaran permodalan di perusahaan. Erick bilang, ada sebagian alternatif pengerjaan pencairan ke ASABRI.

\\\”Ini yang masih diplomasi dengan Kementerian Keuangan mengenai pembenaran permodalan Asabri kemarin mereka top up secara struktur ini kita nego, sepertinya di top up bukan PMN,\\\” ujarnya.

Kemudian, untuk PT PLN (Persero) sebesar Rp 3 triliun untuk melakukan program listrik desa. PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) atau IFG sebesar Rp 3 triliun untuk penguatan permodalan kredit usaha rakyat (KUR).

, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI sebesar Rp 2,5 triliun untuk pengadaan kapal baru. PT Bio Farman sebesar Rp 2,21 triliun untuk fasilitas capital expenditure (capex) baru.